Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 September 2013

Hanya Ini

Hanya ini, tempatku
menumpahkan segala peluh
rapuh

Aku tidak tahu,
Aku sudah lupa, bagaimana rasanya jatuh cinta
Aku sudah lupa

Aku tidak tahu,
Aku tidak mengerti, bagaimana caranya mencintai
atau bagaimana rasanya dicintai

Aku tidak mau,
Aku tidak berani, bagaimana jika kau kembali
biar aku sendiri

Hanya ini, tempatku
Tidak lagi pundakmu

Aku sudah lupa,
Bagaimana kau mencintai dan bagaimana aku mencintai
Bagaimana kau melindungi dan bagaimana aku melindungi

Sudah lupa aku,
Sejak kau cabut akar bungaku,
yang baru kembang tanpa diaku

Melihat dua orang bermadu di hadapanku,
aku tidak mengingatmu,
karena aku sudah lupa
bagaimana rasanya jatuh cinta

Yogyakarta, 21 September 2013

Sabtu, 07 Juli 2012

Poera-Poera

Kita terus berpura-pura
pura-pura cinta pura-pura benci
pura-pura jauh pura-pura
dekat

Kita selalu pura-pura
pura-pura sayang pura-pura marah
pura-pura lupa pura-pura
ingat

Kita hanya pura-pura
pura-pura hidup pura-pura mati
pura-pura tersenyum pura-pura menangis
pura-pura baik pura-pura
jahat

Kita tak pernah berhenti pura-pura
pura-pura cuek pura-pura perhatian
pura-pura pergi pura-pura datang
pura-pura buta pura-pura
melihat

Kita terus selalu hanya pura-pura
pura-pura terus berpura-pura
pura-pura selalu berpura-pura
pura-pura hanya berpura-pura

Kita tak pernah berhenti pura-pura
pura-pura tak berpura-pura
pura-pura pernah berpura-pura
pura-pura berhenti berpura-pura

Kita adalah pura-pura
pura-pura yang berpura-pura


Yogyakarta, 7 Juli 2012

Minggu, 24 Juni 2012

Bait-Bait Rindoe Boeat Iboe

selaloe sadja malam itoe datang
malam jang menjimpan sebongkah rindoe
malam jang merampas hati tanpa pedang
akoe tetap sadja tak bisa meloepakanmoe

bagaimana bisa loepa
sedang akoe di sini papa
boekan sebagai pertapa
hanja meminta sapa

malam itoe selaloe datang
wajahmoe selaloe terbajang
Iboe, anakmoe rindoe kepajang